Selamat datang di Blog kami. Bagi para pencinta ayam aduan dapat melihat hasil ternak ayam aduan milik kami di Blog ini. Bagi yang tertarik untuk mengetahui lebih lanjut bisa langsung tinggalkan komentar atau langsung menghubungi kami di 081916794009.
Follow twitter kami di
@MentaokBreeder

Monday, 21 January 2013

Tips Pengobatan Bubul Ayam Yang Efektif

Salam Jawara Rekan – Rekan Penggemar Ayam Aduan, 

Terkadang ayam kesayangan kita mengalami penyakit bubul, di mana penyakit satu ini sangat mengganggu dan dapat mempengaruhi kinerja ayam aduan kita. Secara umum penyebab penyakit bubul adalah luka pada telapak kaki karena terantuk benda keras, yang kemudian terkena infeksi, lalu membengkak. Bubul ini sangat mengganggu ayam saat beraktivitas. Bila terus dibiarkan dan tidak segera ditangani dengan tepat, penyakit ini akan semakin parah dan berlangsung lama. 

Gbr 1 Bubul pada Ayam bila dibiarkan terus akan mengganggu aktivitas dan menurunkan kinerja ayam aduan

Ayam yang telapak kakinya tebal akan semakin mudah terantuk benda keras, ayam seperti ini gampang terserang bubul. Maka, pada saat memilih ayam, hindari ayam yang memiliki telapak kaki tebal. Selain itu, usahakan saat memandikan ayam, kaki dan telapaknya dibersihkan dengan sikat yang halus sampai bersih, amati dengan cermat apakah terdapat luka di kaki. Apablia ditemukan luka pada kaki ayam, segera olesi obat anti biotic, lalu dibalut. 

Selain itu, ayam yang mudah terserang bubul biasanya adalah  ayam yang telapak kakinya terkenal dengan batu rambat atau batu rantai, yaitu ayam dengan ujung jari telapaknya bersisik. Memang ayam seperti ini memiliki kelebihan pada bobot pukulannya yang berat, tetapi biasanya memiliki telapak kaki yang tebal. Bila memang menginginkan batu rambat, tidak masalah asalkan telapak kakinya harus tipis. Sekali lagi harus tipis, walaupun ayam seperti ini jarang kita temui. 

Untuk selanjutnya pengobatan bubul berdasarkan pengalaman kami sangatlah sederhana, hampir tanpa biaya karena obatnya dapat kita temui dimana - mana. Bahannya adalah kapur basah (enjet : Jawa), dan sabun colek. Caranya sebagai berikut :

Ambil enjet sebesar kelereng, dan sabun colek dengan jumlah yang sama dengan enjet tadi (1:1), lalu aduk sampai rata betul. Setelah rata, ambil secukupnya, disesuaikan dengan lebar permukaan bubul. Jangan sampai mengambil adonan terlalu banyak karena ramuan ini berdampak panas pada kulit, hindari pengolesan pada kulit telapak kaki yang sehat. Pada saat pengolesan harus hati- hati, cukup dioleskan seperlunya saja. Pastikan ramuan hanya mengenai permukaan bubul saja, tidak sampai mengenai kulit telapak kaki yang segar. Setelah selesai diolesi, tahap selanjutnya adalah membalut kaki ayam dengan plester pembalut, sampai ramuan tertutup semua. Pembalutan hanya cukup dilakukan sampai 24 jam. Setelah itu, pembalut dilepas dan bersihkan sampai permukaan bubul terlihat. Amati warna kulit bubulnya. Bila sudah berwarna hitam legam, langkah berikutnya tinggal mengolesi dengan sisa ramuan yang ada selama 3 hari (pagi dan sore), sudah cukup membuat akar bubul mati.

Bila permukaan bubul belum berwarna hitam legam, dapat diulang pengobatannya sekali lagi. Cukup sekali lagi saja dengan pengobatan proses pembalutan, ditambah olesan selama 3 hari.  Jangan dikelupas bubulnya, biar mengelupas sendiri, seiring pergantian kulitnya yang baru. Yang jelas bubul sudah tidak berpangaruh lagi saat ayam kita beraktivitas. Dapat juga agar permukaan bubul cepat mengelupas, sering - seringlah disangkar dengan alas kain yang basah.     

Sekian tips dari kami, semoga bermanfaat. Selamat mencoba.

Salam Ayam!!!
Mentaok Breeder

6 comments:

  1. Bagaimana mengobati bubul yg belum luka??? Hanya membesar saja tapak kaki nya mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trima kasih atas kunjungan di blog kami mas Rocky. Untuk bubul yang belum luka perlakuannya sama dengan tips dari kami di atas mas. Jadi, sabun colek dicampur kapur sirih dioleskan secukupnya ke bubul ayam, lalu diperban selama 2 hari. Ulangi terus sampai berwarna kehitaman, bila sudah berwarna hitam dibiarkan saja bubul akan lepas dengan sendirinya.
      Catatan, perhatikan kebersihan perban, bila sudah kotor harus segera diganti perbannya.
      Semoga bermanfaat mas. Salam ayam.

      Delete
    2. This comment has been removed by the author.

      Delete
  2. maaf om,mau nanya ni,kapur yang kayak gimana...ayam sy juga bubul...mohon penjelasannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. @mas Eko: utk kapur yg digunakan adalah kapur enjet (batu kapur) atau kapur yang biasa dipakai untuk kinang. Demikian mas, semoga membantu.
      Salam ayam.
      MB

      Delete
  3. Mas klo pengobatan turun urat bagaimana caranya?

    ReplyDelete